Miss Matos Sebagai Promosi Malang Town Square

Ajang pencarian bakat wanita cantik

Ajang yang lagi booming dikota malang yang melibatkan kecantikan wanita mulai digelar. Ajang itu adalah miss matos 2015. Gong di tabuh untuk menandakan dibukannya ajang pencarian miss matos (Miss Malang Town Square) pada tanggal 6 kemarin. Untuk seleksi pertama dipusatkan di matos untuk mmendapatkan 20 peserta terbaik yang akan bertarung pada malam final di agustus awal. Pada babak pertama seleksi ini ada sekitar 50 peserta perempuan cantik.

Tahapan Pertama

Akan dilakukan tes wawancara dan catwalk. Untuk sesi wawancara ini dilakukan pada siang hari dengan dua juri, mereka adalah Erick Richardo General Manager Lippo Plaza Batu dan suwanto manager operasional matos. Tes wawancara ini dilakukan untuk menggali pengetahuan dan bakat peserta. Erick menjelaskan “terdapat banyak criteria sebelum mereka melangkah ke babak selanjutnya atau 20 besar. Dalam ajang ini akan dicari pribadi yang bagus dalam segi komunikasi, bisa membawa diri, pintar/smart dan dapat mempromosikan matos”.

Tes Berjalan di atas catwalk

Setelah sesi interview selesai, tak lama kemudian para finalis akan digiring menuju grand hall matos. Di sana sudah menanti untuk tes berjalan di atas catwalk. Tidak hanya untuk berjalan saja, tapi juga harus bisa memperlihatkan cara memperkenalkan diri yang baik pada ribuan pasang mata. Peserta miss matos melakukan bebagai impruvisasi untuk menarik para dewan juri. Misalnya anya raihana salsabila, dia menyuguhkan pantun tentang matos. Sementara itu untuk peserta dengan nomor 4 yaitu Ayu Rahma Maulidya menggubah lagu yang dipopulerkan oleh krisdayanti “ pilihlah aku” di ubah menjadi “Pilihlah Matos”.

Sementara untuk peserta lain mendeskripsikan matos di dalam sebuah narasi singkat. Seperti yang dituturkan salah satu finalis yang bernama Saiyida Azzahro, finalis dengan nomor 7 menyebutkan bahwa matos selama ini menjadi pusat belanja yang menyediakan berbagai macam kebutuhan masyarakat. ” Mulai dengan kebutuhan sehari -hari hingga rekreasi keluarga, itulah mengapa matos menjadi pilihan tempat belanja favorit masyarakat di malang” tutur singkat alumnus SMA Islam Malang.

Share This:

Comments

comments